Selasa, 03 Oktober 2017

Organ Pencernaan Utama Manusia

A.  Pengertian Sistem Pencernaan Manusia

Pencernaan makanan merupakan proses mengubah makanan dari ukuran besar menjadi ukuran yang lebih kecil dan halus, serta memecah molekul makanan yang kompleks menjadi molekul yang sederhana dengan menggunakan enzim dan organ-organ pencernaan. Enzim ini dihasilkan oleh organ-organ pencernaan dan jenisnya tergantung dari bahan makanan yang akan dicerna oleh tubuh. Zat makanan yang dicerna akan diserap oleh tubuh dalam bentuk yang lebih sederhana. Proses pencernaan makanan pada tubuh manusia dapat dibedakan atas dua macam, yaitu :
1.  Proses pencernaan secara mekanik
Yaitu proses perubahan makanan dari bentuk besar atau kasar menjadi bentuk kecil dan halus. Pada manusia dan mamalia umumnya, proses pencernaan mekanik dilakukan dengan menggunakan gigi.
2.  Proses pencernaan secara kimiawi (enzimatis)
Yaitu proses perubahan makanan dari zat yang kompleks menjadi zat-zat yang lebih sederhana dengan menggunakan enzim. Enzim adalah zat kimia yang dihasilkan oleh tubuh yang berfungsi mempercepat reaksi-reaksi kimia dalam tubuh. Proses pencernaan makanan pada manusia melibatkan alat-alat pencernaan makanan. Alat-alat pencernaan manusia adalah organ-organ tubuh yang berfungsi mencerna makanan yang kita makan. Alat pencernaan dapat dibedakan atas saluran pencernaan dan kelenjar pencernaan. Kelenjar pencernaan menghasilkan enzim-enzim yang membantu proses pencernaan kimiawi. Kelenjar-kelenjar pencernaan manusia terdiri dari kelenjar air liur, kelenjar getah lambung, hati (hepar), dan pankreas. Berikut ini akan dibahas satu per satu proses pencernaan yang terjadi di dalam saluran pencernaan makanan pada manusia

B.  Saluran Pencernaan Manusia

Hasil gambar untuk mulut1.  Mulut

Proses pencernaan dimulai sejak makanan masuk ke dalam mulut. Di dalam mulut terdapat alat-alat yang membantu dalam proses pencernaan, yaitu gigi, lidah, dan kelenjar ludah (air liur). Di dalam rongga mulut, makanan mengalami pencernaan secara mekanik dan kimiawi





2.    Kerongkongan

Kerongkongan (esofagus) merupakan saluran penghubung antara rongga mulut dengan lambung. Kerongkongan berfungsi sebagai jalan bagi makanan yang telah dikunyah dari mulut menuju lambung. Jadi, pada kerongkongan tidak terjadi proses pencernaan.

3.     Lambung

Lambung (ventrikulus) merupakan kantung besar yang terletak di sebelah kiri rongga perut sebagai tempat terjadinya sejumlah proses pencernaan. Lambung terdiri dari tiga bagian, yaitu bagian atas (kardiak), bagian tengah yang membulat (fundus), dan bagian bawah (pilorus). Kardiak berdekatan dengan hati dan berhubungan dengan kerongkongan. Pilorus berhubungan langsung dengan usus dua belas jari. Di bagian ujung kardiak dan pilorusterdapat klep atau sfingter yang mengatur masuk dan keluarnya makanan ke dan dari lambung.

4.  Usus Halus

Usus halus (intestinum) merupakan tempat penyerapan sari makanan dan tempat terjadinya proses pencernaan yang paling panjang. Usus halus terdiri dari :
  1. Usus dua belas jari (duodenum)
  2. Usus kosong (jejenum)
  3. Usus penyerap (ileum)
Pada usus dua belas jari bermuara saluran getah pankreas dan saluran empedu. Pankreas menghasilkan getah pankreas yang mengandung enzim-enzim sebagai berikut :
  1.  Amilopsin (amilase pankreas) Yaitu enzim yang mengubah zat tepung (amilum) menjadi gula lebih sederhana (maltosa).
  2. Steapsin (lipase pankreas) Yaitu enzim yang mengubah lemak menjadi asam lemak dan gliserol.
  3. Tripsinogen Jika belum aktif, maka akan diaktifkan menjadi tripsin, yaitu enzim yang mengubah protein dan peptonmenjadi dipeptida dan asam amino yang siap diserap oleh usus halus.
Empedu dihasilkan oleh hati dan ditampung di dalam kantung empedu. Selanjutnya, empedu dialirkan melalui saluran empedu ke usus dua belas jari. Empedu mengandung garam-garam empedu dan zat warna empedu (bilirubin).Garam empedu berfungsi mengemulsikan lemak. Zat warna empedu berwarna kecoklatan, dan dihasilkan dengan cara merombak sel darah merah yang telah tua di hati. Zat warna empedu memberikan ciri warna cokelat pada feses. 

5.  Usus Besar

Makanan yang tidak dicerna di usus halus, misalnya selulosa, bersama dengan lendir akan menuju ke usus besar menjadi feses. Di dalam usus besar terdapat bakteri Escherichia coli. Bakteri ini membantu dalam proses pembusukan sisa makanan menjadi feses. Selain membusukkan sisa makanan, bakteri E. coli juga menghasilkan vitamin K. Vitamin K berperan penting dalam proses pembekuan darah. Sisa makanan dalam usus besar masuk banyak mengandung air. Karena tubuh memerlukan air, maka sebagian besar air diserap kembali ke usus besar. Penyerapan kembali air merupakan fungsi penting dari usus besar. Usus besar terdiri dari bagian yang naik, yaitu mulai dari usus buntu (apendiks), bagian mendatar, bagian menurun, dan berakhir pada anus.

6.  Anus

Merupakan lubang tempat pembuangan feses dari tubuh. Sebelum dibuang lewat anus, feses ditampung terlebih dahulu pada bagian rectum. Apabila feses sudah siap dibuang maka otot spinkter rectum mengatur pembukaan dan penutupan anus. Otot spinkter yang menyusun rektum ada 2, yaitu otot polos dan otot lurik. Jadi, proses defekasi (buang air besar) dilakukan dengan sadar, yaitu dengan adanya kontraksi otot dinding perut yang diikuti dengan mengendurnya otot sfingter anus dan kontraksi kolon serta rektum. Akibatnya feses dapat terdorong ke luar anus. 






VIDEO ORGAN PENCERNAAN MANUSIA



Sumber :
https://wandylee.wordpress.com/2012/03/14/pencernaan-manusia/
https://goo.gl/images/oo9xtC
https://www.youtube.com/watch?v=g_yPf-f2v5A

KEBUTUHAN ENERGI

KEBUTUHAN ENERGI
   


Kebutuhan energi yang diperlukan setiap orang berbeda-beda. Hal ini tergantung dari beberapa factor, antara lain yaitu : umur, jenis kelamin, berat dan tinggi badan serta tingkat aktivitas sehari-hari.

Berikut ini cara menghitung kebutuhan energi menggunakan Angka Metabolisme Basal (AMB) dan aktifitas fisik.
Rumus untuk orang sehat adalah AMB x Faktor Aktifitas
Rumus untuk orang sakit adalah AMB x Faktor Aktifitas x Faktor Stress
  1. Angka Metabolisme Basal
Angka Metabolisme Basal (AMB) atau Basal Metabolic Rate (BMR) adalah jumlah energi yang dikeluarkan untuk aktivitas vital tubuh pada waktu istirahat. Energi tersebut dibutuhkan untuk mempertahankan fungsi vital tubuh seperti denyut jantung, bernapas, pemeliharaan tonus otot, pengaturan suhu tubuh, metabolisme makanan, sekresi enzim, sekresi hormon, transmisi elektrik pada otot dan lain-lain.
Untuk menghitung AMB tersebut menggunakan Rumus Harris Benedict. Rumus ini membedakan antara laki-laki dan perempuan.
Laki-laki         : 66 + (13,7 x BB) + (5 x TB) – (6,8 x U)
Perempuan     : 655 + (9,6x BB) + (1,8 x TB) – (4,7 x U)

Keterangan :
BB       : Berat badan dalam Kg
TB       : Tinggi badan dalam Cm
U         : Usia dalam Tahun
  1. Faktor Aktifitas Fisik
Aktifitas fisik adalah setiap gerakan tubuh yang meningkatkan pengeluaran tenaga dan energi sehingga menyebabkan pembakaran energi. Energi yang diperlukan untuk aktifitas fisik bervariasi menurut tingkat intensitas dan lama melakukan aktifitas fisik, makin tinggi energi yang diperlukan.
Aktifitas fisik di rumah sakitGambar di samping adalah faktor aktifitas berdasarkan berat ringannya.
  1. Faktor Stres atau Trauma
 Pengali faktor stress/trauma hanya digunakan untuk menghitung kebutuhan orang sakit. Stres atau trauma yang dialami oleh orang sakit akan meningkatkan kebutuhan energinya untuk cepat pulih dari kondisinya. Gambar di samping adalah faktor stres berbagai jenis stress/trauma dan jenis aktifitas di rumah sakit.
Contoh cara perhitungan kebutuhan energi
Syifa adalah perempuan dari dua bersuadara. Saat ini tinggi badan Syifa adalah 155 cm dan berat badannya 49 kg. Dia sehat dan sangat jarang sakit. Bulan ini Syifa tepat berusia 21 tahun. Kesehariannya Syifa aktif kuliah dan organisasi. Hal inilah yang membuatnya menjadi perempuan yang cerdas dan berwawasan luas. Tentukan berapa energi yang dibutuhkan oleh Syifa agar tetap dapat sehat dan melakukan aktifitasnya setiap hari dengan baik.
Jawab
BB      : 49 Kg
TB      : 155 cm
U        : 21 tahun
F.A*    : 1,7 (lihat tabel)
*Faktor Aktifitas

Pertama tentukan AMB
Rumus Harris Benedict untuk AMB Perempuan
AMB Perempuan        : 655 + (9,6 x BB) + (1,8 x TB) – (4,7 x U)
                             : 655 + (9,6 x 49) + (1,8 x 155) – (4,7 x 21)
                             : 655 + (470,4) + (279) – (98,7)
                             : 1503,1 Kal
Kedua Tentukan Energi
Rumus kebutuhan energi untuk orang sehat
Energi = AMB x Faktor Aktifitas
= 1503,1 x 1,7
= 2.555,27 Kal
Jadi energi yang dibutuhkan oleh Syifa adalah 2.555,27 Kal



Sumber :
http://kahitnaam.blogspot.co.id/2015/06/kebutuhan-energi.html
http://gizidietetik.com/cara-menghitung-kebutuhan-energi/
https://www.youtube.com/watch?v=lOnyhvIG6PM

Senin, 04 September 2017

Ulang Tahun SMP NEGERI 1 WONOSARI yang Ke-65

HUT SMP N 1 WONOSARI



Senin, 4 September 2017, Perayaan HUT SMP 1 Wonosari yang ke-65 begitu meriah. Ulang Tahun SMP N 1 Wonosari sebenarnya tanggal 3 September. Namun karena bertepatan pada hari Minggu, perayaan Ulang Tahun dilaksanakan pada hari berikutnya.

Banyak kegiatan yang dilakukan guna memeriahkan HUT SMP N 1 Wonosari ini, antara lain melaksanakan bakto sosial ke Dusun Dagangmati, Petir, Rongkop, dan juga lomba-lomba yang pastinya sangat menyenangkan. Lomba-lomba itu antara lain, lomba melukis, lomba menghias tumpeng, lomba sesorah, lomba pidato, dll. juga yang paling ditunggu-tunggu yaitu lomba SGT atau Spensa Got Talent yang merupakan lomba antar kelas dimana setiap kelas akan tamil di tengah lapangan basket dan menunjukkan kemampuan merek seperti dance, tari, menyanyi, dan bahkan ada yang jathilan juga.

Sebelum acara dimulai, semua siswa dan guru-guru melakukan upacara bendera seperti biasa. tetapi juga diadakan pelantikan pengurus OSIS dan MPK. Juga diadakan acara pemotongan tumpeng dan pelepasan balon oleh Bapak Kepala Sekolah. Setelah itu, diadakan jalan sehat dan pembagian kupon doorprize. Tetapi, bagi siswa yang mengikuti lomba melukis dan menghias tumpeng tidak mengikuti jalan sehat melainkan melangsungkan lomba di tempat yang ditentukan panitia.

Setelah semua lomba tadi selesai, selanjutnya lomba SGT. Masing-masing kelas menunjukkan kebolehannya. Sesekali juga diselingi dengan pembagian doorprize. Acara terus berlanjut sampai kira-kira jam 3. Hari itu sangat melelahkan. Namun, semua itu terbayarkan dengan keseruan lomba-lombanya.


Sekian, semoga dengan bertambahnya umur, SMP N 1Wonosari semakin menambah prestasi. SMP 1 Wonosari, siap memacu prestasi.